Selingsing.com, Tanjungpinang – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau PELINDO, melalui Subholding andalannya, PT Pelindo Multi Terminal (PMT) Branch Tanjungpinang, mencatat kinerja gemilang pada Semester I 2025.
Data periode Januari hingga Juni 2025 menunjukkan tren pertumbuhan positif baik pada trafik penumpang maupun arus barang di wilayah kerja Regional 1 Tanjungpinang.
Berdasarkan laporan resmi, trafik penumpang mencapai total lebih dari 1 juta jiwa, dengan rincian embarkasi 543.158 jiwa dan debarkasi 544.594 jiwa. Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 8% dibandingkan periode yang sama di 2024.
Di sektor kargo, arus general cargo tercatat 253.657 ton/m³, arus petikemas mencapai 15.668 TEUs, dan arus curah cair sebesar 11.869 ton, yang masing-masing juga mengalami pertumbuhan positif dibanding tahun lalu.
Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Tanjungpinang, Adyttia Dusmara, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan buah kerja keras seluruh tim dan dukungan teknologi yang semakin terintegrasi.
“Kinerja positif ini tidak lepas dari kolaborasi yang baik antar tim, penerapan digitalisasi layanan, dan kepercayaan para pengguna jasa. Kami akan terus berinovasi agar layanan pelabuhan semakin efisien dan mampu berkontribusi pada penguatan jaringan logistik nasional,” ujar Adyttia.
Selain itu, Pelindo Multi Terminal Tanjungpinang terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, pengguna jasa, media, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan trafik secara berkelanjutan serta memperkuat peran strategis pelabuhan sebagai simpul logistik nasional.
Sebagai informasi, Branch Tanjungpinang mengelola tiga pelabuhan utama, yaitu Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Pelabuhan Sri Payung Batu Anam Tanjungpinang, dan Pelabuhan Sei Kolak Kijang. Ketiga pelabuhan ini menjadi jalur vital bagi arus penumpang dan barang di wilayah Kepulauan Riau.
“Ke depan, kami optimistis trafik akan terus meningkat seiring pulihnya mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Kami ingin menjadikan pelabuhan di Tanjungpinang sebagai pusat layanan kepelabuhanan modern yang semakin terdepan,” tutup Adyttia.