BeritaKepulauan RiauTanjungpinang

Dewan Dakwah Kepri Lepas Dai dan Daiyah 2025: Merangkai Pulau, Merajut Ukhuwah, Menebar Hidayah

46
×

Dewan Dakwah Kepri Lepas Dai dan Daiyah 2025: Merangkai Pulau, Merajut Ukhuwah, Menebar Hidayah

Sebarkan artikel ini

Selingsing.com, Tanjungpinang – Dewan Dakwah Provinsi Kepulauan Riau menggelar acara Pelepasan Dai dan Daiyah 2025 dengan tema “Merangkai Pulau, Merajut Ukhuwah, Menebar Hidayah”, pada Minggu (17/8/2025) di Sekretariat Insan Cita HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan.

Kegiatan ini dihadiri pengurus Dewan Dakwah, tokoh agama, serta para kader dai dan daiyah yang akan ditugaskan ke berbagai daerah di Kepulauan Riau.

Ketua Dewan Dakwah Kepri, Suryadi dalam sambutannya menekankan pentingnya peran para dai dalam memperkuat ukhuwah di tengah keberagaman masyarakat pulau-pulau di Kepri.

“Keberadaan adik-adik sekalian sangat besar maknanya. Dakwah bukan sekadar mengajar, tetapi juga menjadi pembelajar. Kita hadir untuk merangkul, menyentuh hati, dan menebarkan hidayah hingga ke pelosok-pelosok pulau,” ujar Suryadi.

Dalam kesempatan itu, Suryadi juga menyebut bahwa nantinya akan seluruh Da’i dan Da’iyah ini beraslah dari berbagai penjuru daerah luar Kepri. Salah satunya berasal dari Kabupaten Karimun.

Para dai dan daiyah ini akan ditugaskan selama dua tahun di berbagai titik, sementara untuk kalangan akhwat (daiyah) masa pengabdian berlangsung selama satu tahun.

Secara keseluruhan, program dakwah tahun 2025 menempatkan lebih dari 225 kader di 179 titik di wilayah Kepulauan Riau dan beberapa daerah lain di Indonesia.

“Untuk wilayah Kepri, kita ada 8 kader yang bertugas,” sebutnya.

Suryadi menambahkan bahwa perjuangan dakwah di kepulauan bukanlah perkara mudah, mengingat akses yang terbatas dan tantangan sosial yang beragam.

Namun, ia optimistis bahwa keberadaan dai akan membawa perubahan positif bagi masyarakat setempat.

“Kami berharap kehadiran para dai ini menjadi jembatan ukhuwah, sekaligus penguat nilai-nilai Islam di tengah masyarakat pulau. Semoga Allah luruskan jalan mereka, memberi kekuatan, dan menjadikan pengabdian ini amal jariyah yang tak terputus,” tutupnya. (yki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *