BeritaDaerahKarimunKepulauan Riau

Sepekan Sudah Karimun di Kepung Asap Kiriman, Hingga Pelajar di Liburkan Tiga Hari

9
×

Sepekan Sudah Karimun di Kepung Asap Kiriman, Hingga Pelajar di Liburkan Tiga Hari

Sebarkan artikel ini

Selingsing.com, Karimun – Tidak di wilayah bagian tengah Kalimantan saja yang terjadi diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan. Namun, diwilayah bagian barat Provinsi Kepri, khususnya kabupaten Karimun juga terdampak kabut asap yang sudah sepekan lebih menyelimuti langit bumi berazam ini.

” Sudah dua hari ini kabutnya sangat pekat sekali putih tebal. Sampai-sampai pulau didepan tidak terlihat,” ucap Apui warga Karimun, Rabu (14/10/2026).

Dampak kiriman kabut asap dari daerah lain, sangat ganggu aktivitas diluar rumah. Apalagi dirinya, membuka kedai kopi yang perlu belanja keluar dengan menggunakan kendaraan. Sehingga, perlu hati-hati beraktivitas diluar rumah dengan menggunakan masker.

” Baru tadi anak-anak sekolah SD dan SMP/sederajat belajar dirumah. Padahal, anak SMA/sederajat sudah libur duluan,” ucapnya.

Sementara itu dari Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun telah mengeluarkan surat edaran penyesuaian pembelajaran dirumah akibat kabut asap dilingkungan satuan pendidikan mulai PAUD, SD dan SMP se kabupaten Karimun agar pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) yang dimulai 14 hingga 16 Oktober mendatang.

Sedangkan, guru dan tenaga kependidikan diberikan dispensasi bekerja dari rumah. Kemudian untuk Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab di satuan pendidikan masing-masing sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk menyiapkan bahan pembelajaran, memberikan pendampingan serta tugas administrasi dan tugas kedinasan lainnya.

” Masih tetap masuk sekolah, menyiapkan materi pelajaran kepada anak didik bang,” ucap Tini salah seorang guru.

Pantauan dilapangan, suasana pulau Karimun terlihat cukup pekat dengan kabut asap kiriman yang berwarna putih. Sehingga, sangat mengganggu pandangan ketika menggunakan kendaraan.

” Perih juga nih mata. Pakai maskerlah, tak tahan juga tak pakai masker sesak napas terasa,” kata Ice salah seorang karyawan swasta.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *