BeritaBerita UtamaKepulauan RiauTanjungpinangTeknologi

UMRAH Gelar Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Kimia Hijau Berbasis Potensi Pesisir untuk Guru MGMP Kimia Tanjungpinang

101
×

UMRAH Gelar Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Kimia Hijau Berbasis Potensi Pesisir untuk Guru MGMP Kimia Tanjungpinang

Sebarkan artikel ini

TANJUNGPINANG, Selingsing.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Kimia Hijau Berbasis Potensi Wilayah Pesisir bagi guru-guru MGMP Kimia Kota Tanjungpinang.

Kegiatan berlangsung pada 26 September dan 9 Oktober 2025 di SMAN 2 Tanjungpinang dan SMAN 7 Tanjungpinang, di bawah koordinasi ketua pelaksana Inelda Yulita, S.Pd., M.Pd.

Pelatihan dibuka dengan pengenalan konsep kimia hijau, literasi kimia, dan isu-isu SDGs oleh Steva Dara Putri, S.Pd., M.Pd., yang menekankan pentingnya pembelajaran kimia yang relevan dengan tantangan lingkungan global. Sesi berikutnya menghadirkan Fadhliyah Idris, S.Pi., M.Si., yang mengajak peserta menelusuri potensi pesisir Tanjungpinang sebagai sumber konteks pembelajaran, mulai dari pemanfaatan hasil laut hingga perkenalan terkait lamun, rumput laut dan magrove di Kepulauan Riau.

Antusiasme guru meningkat saat memasuki sesi workshop bersama Muhamad Al Rasyid, M.Pd. dan Inelda Yulita, SPd., M.Pd, yang dibantu dengan beberapa mahasiswa, tempat peserta berlatih merancang bahan ajar berbasis potensi lokal yang memadukan konsep kimia, konteks pesisir, dan prinsip keberlanjutan.

Guru terlihat aktif berdiskusi, menyusun LKPD, hingga mengembangkan skenario pembelajaran yang menempatkan isu lingkungan sebagai pemantik berpikir kritis siswa.

Usai pelatihan, tim melanjutkan program dengan pendampingan dan uji coba terbatas. Guru mempresentasikan rancangan bahan ajar di depan rekan sejawat untuk menilai kejelasan alur, kesesuaian konteks, dan kelayakan aktivitas belajar.

Simulasi ini menjadi ruang refleksi bagi para guru untuk menyempurnakan desain sebelum diterapkan di sekolah masing-masing.

Ketua pelaksana, Inelda Yulita, menyebut pelatihan ini sebagai upaya memperkaya praktik pembelajaran kimia agar lebih kontekstual dan berorientasi keberlanjutan.

“Potensi wilayah pesisir Tanjungpinang sangat kaya dan dapat menjadi sumber inspirasi dalam pembelajaran kimia hijau,” ujarnya.

Ketua MGMP Kimia Kota Tanjungpinang, Syarifah Asyura, S.Si., M.M turut mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan tersebut membuka wawasan baru bagi guru untuk mengintegrasikan isu lingkungan dan SDGs dalam pembelajaran sehari-hari.

Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru, ditandai dengan tersusunnya bahan ajar bertema kimia hijau berbasis potensi lokal.

Kegiatan ini mempertegas komitmen UMRAH dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di daerah pesisir melalui kolaborasi dengan komunitas guru.

Tim pelaksana berencana melanjutkan pendampingan serta memperluas praktik baik ini ke sekolah-sekolah pesisir lainnya.(yki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *