BeritaBerita UtamaDaerahKepulauan RiauNasionalTanjungpinang

Safari Ramadan Kapolda Kepri di UMRAH: Perkuat Kolaborasi Kampus, Pemerintah dan Kepolisian

6
×

Safari Ramadan Kapolda Kepri di UMRAH: Perkuat Kolaborasi Kampus, Pemerintah dan Kepolisian

Sebarkan artikel ini

Selingsing.com, Tanjungpinang – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan aparat penegak hukum. Hal ini terlihat dalam kegiatan Safari Ramadan Kapolda Kepulauan Riau yang digelar di Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Jalan Raya Dompak, Tanjungpinang.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Wali Kota Tanjungpinang, Kapolda Kepulauan Riau, Kapolresta Tanjungpinang, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang, perwakilan Kejaksaan, Danrem 031/Wira Bima Tanjungpinang, Korwil II Binda Kepri, organisasi masyarakat, LSM, organisasi mahasiswa, hingga anak-anak dari panti asuhan.

Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji, Prof. Agung Dhamar Syakti, menyampaikan bahwa kehadiran Kapolda Kepri beserta jajaran merupakan sebuah kehormatan bagi civitas akademika UMRAH.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami di UMRAH dapat menyambut Bapak Kapolda beserta jajaran dalam kegiatan silaturahmi di bulan suci Ramadan ini,” ujarnya.
Menurut Agung, kampus memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang kelak akan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Ia menjelaskan bahwa dalam pembangunan modern saat ini dikenal konsep kolaborasi yang terus berkembang, mulai dari Triple Helix hingga kini dikenal dengan istilah Hexa Helix.
Konsep tersebut melibatkan enam pilar utama, yakni akademisi, sektor bisnis, pemerintah, masyarakat sebagai pengguna, media, serta unsur hukum dan penegakan hukum yang diwakili oleh kepolisian.

“Dengan sinergi enam pilar ini, kita dapat mengawal berbagai kebijakan dari awal hingga implementasi. Kepolisian tidak hanya hadir di akhir sebagai penegak hukum, tetapi juga dapat ikut mengawal kebijakan sejak awal,” jelasnya.

Agung menambahkan, kerja sama antara perguruan tinggi dan kepolisian menjadi sangat penting. Menurutnya, ilmu pengetahuan tanpa penegakan hukum dapat berujung pada anarki, sementara penegakan hukum tanpa ilmu juga tidak akan berjalan secara optimal.

Ia juga menyinggung pentingnya mencegah fenomena brain drain, yakni kondisi ketika generasi muda berbakat justru mengembangkan potensi di luar daerah.
“Kami ingin anak-anak terbaik Kepulauan Riau bisa belajar dan membangun daerahnya sendiri. Bahkan saya pribadi mewajibkan anak saya untuk kuliah di UMRAH sebagai bentuk kepercayaan terhadap kampus kita,” katanya.

UMRAH, lanjut Agung, juga memiliki berbagai program dukungan pendidikan, termasuk kesempatan kuliah gratis bagi siswa dengan nilai UTBK tertinggi yang masuk Fakultas Kedokteran serta program afirmasi bagi setiap kabupaten dan kota di Kepri untuk mengirimkan mahasiswa kedokteran.

Sementara itu, Kapolda Kepulauan Riau, Brigjen Pol Asep, mengungkapkan rasa syukurnya dapat hadir langsung di kampus UMRAH dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut.

“Kami sangat bersyukur dapat bersilaturahmi dengan Bapak Rektor, para mahasiswa, para guru, serta seluruh masyarakat yang hadir pada kesempatan ini,” ujarnya.

Menurutnya, kunjungan ini bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang diskusi untuk membangun kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan kalangan akademisi.

Ia menegaskan bahwa pembangunan dan penyelesaian berbagai persoalan sosial tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

“Kami menyadari berbagai upaya pembangunan tidak mungkin terwujud hanya oleh kami sendiri. Karena itu, kami harus terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, universitas, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Kapolda.

Asep juga menyoroti posisi strategis Provinsi Kepulauan Riau yang berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka, salah satu jalur tersibuk di dunia.

Posisi tersebut, menurutnya, memberikan dampak besar terhadap aktivitas ekonomi dan investasi di wilayah Kepri.

“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Kepulauan Riau termasuk provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Hal ini tentu berkat kerja sama seluruh pihak dalam menjaga stabilitas dan iklim investasi,” jelasnya.

Karena itu, Kapolda berharap UMRAH dapat terus memberikan kontribusi pemikiran dan kajian akademik untuk membantu kepolisian dalam memahami serta menyelesaikan berbagai persoalan sosial di wilayah Kepulauan Riau.

Ia juga mengajak para mahasiswa untuk aktif berdiskusi dan memberikan masukan kepada institusi kepolisian.

“Silakan berbagi gagasan dan pandangan kepada kami. Masukan dari mahasiswa dan akademisi sangat penting agar kami dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ustadz Raja Sofiyan serta buka puasa bersama yang diikuti seluruh tamu undangan.

(Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *