DaerahKarimunKepulauan Riau

Warga Karimun Soroti Kinerja Pengelolaan Parkir di RSUD Karimun Belum Optimal

12
×

Warga Karimun Soroti Kinerja Pengelolaan Parkir di RSUD Karimun Belum Optimal

Sebarkan artikel ini

Selingsing,.com, Karimun – Lahan parkir dilingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani, mulai Januari 2026 ini telah dikelola oleh pihak swasta PT MSM Tiga Matra Satria yang ditunjuk langsung Pemerintah Kabupaten Karimun. Tujuannya tidak lain untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten Karimun pada tahun ini. Namun dampak pengelolaan parkir di RSUD M Sani, banyak keluarga pasien maupun masyarakat yang mengeluhkan.

” Biaya parkir tetap harus dibayar setiap kali masuk ke RSUD Karimun untuk berobat, tapi tidak ada plang papan pemasangan pintu masuk parkir gate otomatis,” keluh salah seorang keluarga pasien kepada awak media iniKamis (8/1/2026), “ucapnya.

Menurutnya, kedatangan pasien ataupun keluarga pasien ke RSUD Karimun harus keluar masuk rumah sakit beberapa kali dalam sehari. Sehingga, sangat membebankan kepada pihak keluarga yang harus menambah biaya parkir. Padahal, dirinya harus menemani pasien yang sedang dirawat saat ini.

“Kalau dimaksimalkan secara baik, lahan parkir itu dapat menambah pemasukan PAD Karimun serta mengharapkan Pemda Karimun melalui pihak ketiga fokus dalam mengelola lahan perparkiran ,” ungkapnya.

Penilaian ini cukup beralasan, pasalnya dari tahap awal rencana kerja sama oleh PT MSM menyampaikan komitmen untuk menanamkan investasi sebesar Rp2,2 miliar. Sedangkan pantauan dilapangan, PT MSM Tiga Matra Satria sebagai pengelola parkir baik difasilitas umum maupun di RSUD Muhammad Sani dan Pasar Puan Maimun. Hingga sekarang belum memasang gate otomatis sebagai pintu masuk ke lokasi tersebut.

Selain itu, petugas juru parkir belum memberikan tanda pembayaran dalam bentuk karcis maupun secara digital. Kemudian, alat MPHOS, serta pembuatan marka jalan dan pemasangan rambu-rambu pendukung di setiap lokasi yang dikelola.

” Jangan dipaksakanlah, siapkan dulu semua. Saya sebagai masyarakat mendukung, tapi jangan seperti ini semua serba mendadak. Hai, bupati dan wakil bupati karimun perhatikan keluhan masyarakat,” harap Siswanto warga Karimun.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *