BeritaBerita UtamaDaerahKepulauan RiauNasionalNatuna

Sri Panglima Natuna Siap Tertibkan Pedagang Pantai Piwang Demi Kembalikan Kenyamanan Wisata Keluarga

13
×

Sri Panglima Natuna Siap Tertibkan Pedagang Pantai Piwang Demi Kembalikan Kenyamanan Wisata Keluarga

Sebarkan artikel ini

Selingsing.com, Natuna – Ketua Serikat Pedagang Kaki Lima (Sri Panglima) Kabupaten Natuna, Bujang Sudirman, angkat bicara terkait berbagai keluhan pengunjung mengenai suasana di kawasan wisata Pantai Piwang yang belakangan dinilai kurang nyaman akibat suara musik keras dan lampu remang-remang di sejumlah warung.

Klarifikasi tersebut disampaikan Bujang Sudirman pada Sabtu, 9 Mei 2026, sebagai respons atas kritik masyarakat yang menilai Pantai Piwang mulai kehilangan citra sebagai lokasi wisata keluarga. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa sejak awal pembentukan Sri Panglima, para pedagang telah diarahkan untuk menjaga ketertiban serta kenyamanan pengunjung.

“Saya membentuk Sri Panglima ini agar Pantai Piwang menjadi tempat terbaik bagi masyarakat dan keluarga untuk bersantai. Dari awal sudah saya tegaskan tidak boleh ada musik keras yang mengganggu pengunjung lain. Namun sekarang hal itu mulai menular dari satu pedagang ke pedagang lainnya sehingga cukup sulit dibendung,” ujar Bujang.

Menurutnya, tujuan utama dibentuknya kelompok pedagang tersebut ialah menciptakan suasana wisata yang aman, nyaman, tertib, dan ramah bagi seluruh masyarakat yang datang ke Pantai Piwang, Kabupaten Natuna.

Selain persoalan musik, Bujang juga menyoroti kondisi penerangan di kawasan pantai yang sempat menuai keluhan pengunjung. Ia menjelaskan bahwa pihaknya selama ini telah berupaya melakukan pemasangan lampu di area depan hingga belakang lokasi pedagang demi menciptakan suasana yang lebih terang dan nyaman pada malam hari.

Bahkan biaya yang dikeluarkan untuk pemasangan instalasi penerangan tersebut tidak sedikit. Namun upaya itu kerap terkendala karena sejumlah fasilitas lampu mengalami kerusakan akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab.

“Biaya pemasangan lampu ini bukan sedikit, bahkan lebih dari lima sampai enam juta rupiah. Tapi sering kali lampu maupun instalasi yang kami pasang dirusak atau diputus oleh orang-orang usil,” tuturnya.

Ia menambahkan, hampir setiap sore pihaknya kembali memasang lampu penerangan agar kawasan Pantai Piwang tetap terlihat terang dan nyaman bagi pengunjung maupun pedagang. Namun beberapa fasilitas kembali mengalami kerusakan karena dijatuhkan ataupun dirusak oleh oknum tertentu.

“Padahal kami terus mencari solusi agar pedagang tidak terbebani biaya operasional yang tinggi, tetapi fasilitas yang sudah dipasang justru dirusak,” cetus Bujang Sudirman.

Dalam kesempatan itu, Bujang Sudirman juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Natuna, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Natuna, yang selama ini dinilai telah memberikan perhatian serta bantuan kepada para pedagang di kawasan Pantai Piwang.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah, terutama DLH dan pihak terkait lainnya yang selama ini membantu serta memberikan solusi kepada para pedagang,” ucapnya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada sebagian pedagang yang sulit ditertibkan akibat kurangnya kesadaran dalam menjaga kenyamanan bersama. Karena itu, dirinya berencana menggelar musyawarah bersama seluruh pedagang guna mencari solusi terbaik atas persoalan yang terjadi.

“Mungkin nanti saya akan memanggil seluruh pedagang untuk bermusyawarah agar ada solusi bersama. Untuk malam ini saya sudah meminta seluruh pedagang memasang lampu di setiap gerobak dan saya mendatangi mereka satu per satu,” jelasnya.

Bujang berharap seluruh anggota Sri Panglima dapat bersama-sama menjaga ketertiban, mempererat komunikasi antar pedagang, serta menjaga citra Pantai Piwang sebagai destinasi wisata keluarga yang nyaman di Kabupaten Natuna.

“Saya berharap semua anggota bisa menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama. Pemerintah sudah cukup memberikan perhatian kepada kami. Kalau ada yang mengatakan saya gagal, saya rasa belum. Insyaallah ke depan semuanya akan saya tertibkan agar Pantai Piwang kembali nyaman untuk seluruh pengunjung,” pungkasnya.

Laporan: (Is)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *