BeritaDaerahKarimun

Jemput Bola, Imigrasi Karimun Berikan Layanan Prioritas Ramah HAM

8
×

Jemput Bola, Imigrasi Karimun Berikan Layanan Prioritas Ramah HAM

Sebarkan artikel ini

Selingsing.com, Karimun – Dalam rangka meningkatkan pelayanan publik, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun melakukan jemput bola dalam menfasilitasi permononan paspor bagi warga yang kondisi sakit berat. Sehingga, tidak memungkinkan untuk datang langsung ke kantor Imigrasi.

” Sebagai komitmen ktia, melalui layanan prioritas ramah HAM. Petugas imigrasi memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus,” terang Kakanim Dwi Avandho melalui Kasubsi Lantaskim Andi Lasera, ” Rabu (20/5/2026).

Kali ini pihaknya, mendatangi kediaman M Z (15), seorang remaja yang merupakan anak dari pasangan A M (46) dan R (42). Keluarga ini menetap di RT 01 RW 02, Kelurahan Parit Benut, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Di lokasi tersebut, petugas imigrasi langsung melakukan proses pengambilan foto biometrik dan sidik jari terhadap M Z.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, permohonan paspor ini diajukan secara darurat guna keperluan pengobatan medis di luar negeri. Langkah proaktif ini juga semakin memperkuat jargon yang diusung oleh Direktorat Jenderal Imigrasi, yaitu Imigrasi Untuk Rakyat, di mana negara hadir langsung melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan di garis depan.

” Melalui terobosan ini, Imigrasi Tanjung Balai Karimun berharap masyarakat dapat semakin merasakan kemudahan, kecepatan, dan kepastian dalam mengakses layanan keimigrasian, terutama di tengah situasi yang mendesak,” kata Andi.

Untuk proses dan prosedur layanan jemput bola sangatlah mudah diawali dengan pengajuan berkas yang diwakili oleh pihak keluarga mendatangi Kantor Imigrasi Karimun dengan membawa dokumen persyaratan paspor yang lengkap.

 

Seperti, dokumen pendukung yang wajib menyertakan surat rujukan atau surat keterangan sakit resmi dari dokter atau rumah sakit. Kemudian, pihak Imigrasi melakukan verifikasi dan eksekusi.

” Begitu selesai semuanya, langsung petugas datang ke rumah atau rumah sakit tempat pasien dirawat untuk melakukan pengambilan foto wajah dan sidik jari,” tuturnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *