BeritaDaerahKarimunKepulauan Riau

Tamu Hotel Didominasi Keluarga Bawa Anak Selama Blackout PLN

12
×

Tamu Hotel Didominasi Keluarga Bawa Anak Selama Blackout PLN

Sebarkan artikel ini
Petugas PLN saat melakukan perbaikan di mesin pembangkit PLTD Bukit Carok.f.DOK PLN

Selingsing.com, Karimun – Sejak Senin sore, (20/7/2026) terjadi pemadaman total (blackout) jaringan listrik di pulau Karimun besar yang berdampak terhadap para pelanggan tidak bisa menikmati penerangan listrik. Sehingga, ramai-ramai berpindah ke hotel, wisman maupun penginapan yang ada di pulau Karimun.

” Untuk hotel selama 3 hari full. Didominasi keluarga yang membawa anak-anak untuk menginap di hotel,” terang Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karimun Agustyawarman, Rabu (23/7/2026).

Walaupun, terjadi peningkatan hunian kamar hotel secara mendadak. Namun, pihak pengelola hotel juga tidak berdampak terhadap pendapatan hotel itu sendiri. Mengingat, harus mempersiapkan BBM untuk mengisi genset yang ada dihotel selama 24 jam.

” Kalau dihitung tak ada untunglah. Anda bisa lihat sendiri, biaya operasional khususnya pembelian BBM itu cukup berat,” ujarnya.

Masih kata Awan lagi, ada juga beberapa wisman atau penginapan yang tidak berani menerima tamu diakibatkan tidak mampu membeli BBM untuk menghidupkan genset selama 24 jam. Kemudian, untuk ketersediaan air bersih selama 3 hari juga mengalami penambahan pembelian dari lori air.

” Sudah PLN mati, ditambah PDAM mati juga. Lebih kacau, tamu tidak mau tau mereka pesan kamar harus ada air, pendingin ruangan sebagai fasilitas yang harus dipenuhi,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya, berharap kepada pihak manajemen PDAM agar menyediakan genset sendiri untuk antisipasi terjadinya pemadaman listrik secara mendadak. Kemudian, untuk pihak PLN sendiri harus benar-benar ada langkah nyata dalam pengelolaan manajemen kelistrikan di Karimun.

” Kita (pengusaha perhotelan) sering jadi korban, ketika ada pemadaman. Tahun ini, sudah berapa kali mati total PLN. Puncaknya, kemarin itu hari Senin dan Selasa,” harapnya.

Sedangkan Ira salah seorang warga Karimun mengeluhkan, akibat pemadaman PLN beberapa hari ini sangat dirugikan. Dan, tidak ada konpensasi dari pihak PLN kepada pelanggan.

” Biaya ekstra harus keluar pak. Terpaksa nginap di hotel, karena saya masih punya bayi,” singkatnya.(*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *