Selingsing.com, Lingga – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Lingga digelar secara sederhana, namun berlangsung penuh khidmat.
Jajaran pegawai Dinkes PPKB Lingga berkumpul dalam doa dan tausiyah untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Meski tidak dikemas dalam kegiatan yang meriah, suasana sederhana tersebut justru memberikan ruang bagi para pegawai untuk sejenak meninggalkan rutinitas pekerjaan dan merenungkan kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan diisi dengan ceramah agama yang disampaikan Ustad Muhammad Yani. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan kehidupan dan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Menurutnya, nilai kesabaran, keikhlasan, kepedulian dan keteladanan Rasulullah SAW merupakan sikap yang relevan untuk diterapkan, khususnya oleh aparatur yang setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Lingga, dr. Bukit Tua Rayanto Gultom, mengatakan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar agenda keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan kerja.
“Kegiatan ini kita laksanakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus momentum untuk mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW,” kata Bukit, Jumat (28/8/2026).
Ia berharap nilai-nilai yang disampaikan dalam peringatan tersebut dapat memberikan energi positif bagi seluruh jajaran Dinkes PPKB Lingga dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Terlebih, sektor kesehatan berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Karena itu, menurutnya, pelayanan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis, tetapi juga membutuhkan sikap humanis, kesabaran dan kepedulian.
“Semoga nilai-nilai keteladanan tersebut dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Bukit menambahkan, menjadi pelayan masyarakat menuntut setiap pegawai untuk tidak hanya bekerja secara profesional, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan yang dilandasi keikhlasan dan rasa kemanusiaan.
“Pelayanan kepada masyarakat membutuhkan kemampuan dalam menjalankan pekerjaan, tetapi juga harus disertai sikap humanis, kesabaran dan kepedulian terhadap sesama,” katanya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang diikuti seluruh pegawai.
Dalam kesederhanaan tersebut, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Dinkes PPKB Lingga menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan, mempererat kebersamaan, sekaligus mengingatkan seluruh jajaran agar terus memperbaiki diri dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.
(Budi)






