BeritaDaerahKepulauan RiauTanjungpinang

TIM PKM UMRAH Adakan Workshop Penerapan Prinsip Green Chemistry dalam Praktikum Kimia Berbasis Kemaritiman

23
×

TIM PKM UMRAH Adakan Workshop Penerapan Prinsip Green Chemistry dalam Praktikum Kimia Berbasis Kemaritiman

Sebarkan artikel ini
Tim PKM UMRAH Memberikan Pendampingan Praktikum Kimia Hijau Berbasis Kemaritiman kepada Guru dan Murid SMAN 1 Tanjungpinang.

Selingsing.com, (Tanjungpinang) – Tim PKM UMRAH Kenalkan Praktikum Green Chemistry Berbasis Kemaritiman bagi Guru dan Murid di Tanjungpinang

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bagi guru dan murid di kawasan pesisir Tanjungpinang Barat pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Bertempat di SMA Negeri 1 Tanjungpinang sebagai sekolah mitra, tim PKM UMRAH yang berasal dari lintas program studi dengan Ketua Pelaksana Muhamad Al Rayid, S.Pd., M.Pd., serta anggota Dr. Fitriah Khoirunnisa, S.Pd., M.Ed., Fadhliyah Idris, S.Pi., M.Si., dan Nina Adriani, B.Sc. (Hons)., M.Sc., Ph.D., bersama enam orang mahasiswa mendemonstrasikan penerapan prinsip green chemistry (kimia hijau) dalam praktikum berbasis kemaritiman kepada guru-guru kimia serta perwakilan murid kelas XI.

Muhamad Al Rayid selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dana hibah internal skema PKM-MK yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMRAH.

“Kegiatan ini dapat terlaksana berkat dana hibah internal skema PKM-MK yang ditaja oleh LPPM UMRAH,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tema penerapan prinsip kimia hijau dalam praktikum berbasis kemaritiman dipilih karena masih minimnya penerapan praktikum yang ramah lingkungan di sekolah.

“Alasan utama penerapan prinsip kimia hijau dalam praktikum berbasis kemaritiman yang menjadi topik pengabdian kali ini disebabkan minimnya pengaplikasian praktikum yang berbasis ramah lingkungan di sekolah,” lanjutnya.

Dalam pemaparan materi, anggota tim PKM, Dr. Fitriah Khoirunnisa, menyampaikan bahwa limbah sisa praktikum laboratorium masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian.

“Melalui praktikum kimia hijau berbasis skala kecil, guru dapat memaksimalkan penggunaan bahan kimia yang aman serta meminimalisasi timbulnya limbah,” jelasnya.

Kepala SMA Negeri 1 Tanjungpinang yang diwakili Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Efrina, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, guru perlu menghadirkan pembelajaran yang menarik, bermakna, dan berpusat pada murid dengan memanfaatkan potensi daerah.

“Guru-guru kimia di SMAN 1 Tanjungpinang sudah selayaknya menciptakan proses pembelajaran yang menarik, bermakna, dan berpusat pada murid. Apalagi sebagai daerah kemaritiman, kita dapat memanfaatkan sumber daya alam sebagai media pembelajaran yang kontekstual,” ujarnya.

Salah seorang guru peserta, Nur Aisyah, S.Pd., mengaku senang dapat mengikuti workshop tersebut. Ia menilai modul praktikum yang disusun tim PKM sangat membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran.

“Dengan menggunakan modul praktikum kimia pada materi asam-basa menggunakan indikator alami dan mangrove sebagai media pembelajaran kemaritiman yang telah disediakan Tim PKM UMRAH, kami sangat mudah mengimplementasikannya dalam praktikum bersama murid. Semoga kegiatan ini menjadi awal untuk menggalakkan pembelajaran kimia yang bermakna dan berkelanjutan bagi murid,” tuturnya.

Bagi para murid, kegiatan ini juga memberikan pengalaman baru. Mereka mengikuti setiap tahapan praktikum dengan antusias sesuai petunjuk yang terdapat dalam modul.

“Kami mendapatkan pengetahuan baru mengenai prinsip kimia hijau. Ini merupakan pengalaman pertama bagi kami melakukan praktikum kimia berbasis kemaritiman,” ungkap salah seorang murid.

Selama kegiatan berlangsung, guru dan murid menunjukkan kolaborasi yang baik dalam setiap sesi praktikum. Ke depan, mereka berharap penerapan prinsip green chemistry dalam praktikum berbasis kemaritiman dapat terus dikembangkan dan menjadi acuan dalam setiap kegiatan praktikum sehingga proses pembelajaran menjadi lebih kontekstual, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Selingsing.com, (Selat Mendaun) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata…