AnambasBatamBeritaBerita UtamaBintanDaerahKarimunKepulauan RiauLinggaNasionalNatunaTanjungpinang

548 Peserta Ikuti Peningkatan Kapasitas Posyandu di Lingga, Perkuat Garda Terdepan Pelayanan Sosial

9
×

548 Peserta Ikuti Peningkatan Kapasitas Posyandu di Lingga, Perkuat Garda Terdepan Pelayanan Sosial

Sebarkan artikel ini

Selingsing.com, Lingga – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lingga dalam memperkuat pelayanan sosial hingga ke tingkat desa terus diperkuat. Melalui Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Lingga bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Lingga, digelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu terkait Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, yakni pada 27–29 Juli dan 3–5 Agustus 2026, diikuti 548 peserta yang terdiri dari kader Posyandu, TP Posyandu Desa/Kelurahan dari 84 desa/kelurahan, pengelola 190 Posyandu di Kabupaten Lingga, serta operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) tingkat desa dan kelurahan.

Mewakili TP Posyandu Kabupaten Lingga, Hj. Feby Sarianty dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Menurutnya, Posyandu tidak lagi hanya berperan dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam mendukung pelayanan sosial dasar yang lebih efektif, terintegrasi, dan mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Lingga, M. Arief, S.K.M., M.Si., pada Selasa (28/7/2026), menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan pemahaman seluruh peserta mengenai implementasi SPM Bidang Sosial, memperkuat peran Posyandu dalam pelayanan sosial dasar, serta meningkatkan kemampuan pemanfaatan data sosial melalui aplikasi SIKS-NG.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh kader Posyandu, TP Posyandu Desa/Kelurahan, serta operator SIKS-NG memiliki pemahaman yang sama dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat. Data yang akurat menjadi fondasi penting dalam penanganan permasalahan sosial sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lingga,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan secara daring diharapkan mampu menjangkau seluruh peserta dari berbagai kecamatan tanpa mengurangi kualitas pembinaan.

Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang semakin baik, para peserta diharapkan mampu menjadi penggerak pelayanan sosial yang profesional, responsif, dan hadir di tengah masyarakat.

Peningkatan kapasitas ini menjadi bukti nyata sinergi TP Posyandu Kabupaten Lingga dan Dinsos PPPA Lingga dalam membangun pelayanan sosial yang semakin kuat, demi mewujudkan masyarakat Lingga yang lebih sejahtera, mandiri, dan tidak ada lagi warga yang tertinggal dari akses pelayanan dasar.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *