BeritaDaerahKarimunKepulauan Riau

DPRD Karimun, Pastikan Pihak PLN Tidak Ada Lagi Pemadaman

6
×

DPRD Karimun, Pastikan Pihak PLN Tidak Ada Lagi Pemadaman

Sebarkan artikel ini
DPRD Karimun saat RDP bersama pihak PLN dan Pemda Karimun tentang blackout pekan lalu.F.JAMES

Selingsing.com, Karimun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karimun, Selasa (28/7/2026), melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak PLN maupun perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun. Paska terjadinya pemadaman total (blackout) yang terjadi pekan lalu.

RDP tersebut dipimpin oleh Wakil ketua Ady Hermawan yang mempertanyakan kenapa bisa terjadi blackout dan solusi konkret terhadap krisis kelistrikan dipulau Karimun besar. Sebab, krisis listrik sudah sering terjadi yang mengakibatkan kerugian masyarakat baik disektor ekonomi, aktivitas sehari-hari dan sebagainya.

” Dari hasil RDP tadi, kita minta kepada pihak PLN tidak ada lagi pemadaman listrik, kemudian kompensasi dari blackout kemarin bagaimana realisasinya,” terangnya.

Dalam pemaparan pihak PLN, bahwa hingga sekarang daya listrik hanya 33,5 MW, sedangkan beban puncak sendiri mencapai 35 MW yang masih mengalami defisit daya sebesar 1,5 MW. Untuk mengatasi kekurangan daya disaat beban puncak pihak PLN masih melakukan pemadaman secara bergilir.

” Jadi pihak PLN berjanji akan segera mengatasi permasalahan defisit daya listrik dengan menambah mesin dengan daya 6 MW dimesin pembangkit PLTD yang sedang proses pemasangan. Serta perawatan secara berkala dari pihak PLTD maupun PLTU,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjut Ady lagi ada empat point yang harus di perhatikan oleh PLN pertama komitmen pemenuhan daya mampu melalui mesin backup. Kedua, pengajuan skema kompensasi kerugian pelanggan oleh PLN ULP Tanjung Balai Karimun ke PLN Pusat yang ditargetkan memasuki tahap verifikasi dan eksekusi pada September mendatang.

Ketiga, perlunya penambahan komponen kubikel guna memperkuat keandalan jaringan agar gangguan di satu titik tidak memicu blackout secara menyeluruh. Keempat, dukungan surat resmi dari Pemerintah Daerah dan DPRD Karimun ke pihak terkait guna mempercepat proses Kelayakan Operasi (KTS) baik untuk PLTU maupun unit mesin PLN.

” Listrik mati satu jam saja, pelanggan sudah sangat kecewa. Apalagi ini 3 hari berturut-turut mati total, ini sangat-sangat menganggu semua sektor,” ungkapnya.

Sementara itu Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun, Ahmad Subhan Hadi menyampaikan pihaknya telah melakukan koordinasi kepada pihak PLTD maupun PLTU untuk mengoptimalkan pasokan listrik kepada pelanggan. Mulai dari penambahan 6 unit mesin dengan kapasitas daya mencapai 6 MW, termasuk pengembangan energi mengarah pada Energi Baru Terbarukan (EBT).

Namun demikian, pihak PLN tetap membuka peluang kerja sama dengan pemegang Wilayah Usaha Tenaga Listrik (Wilus) maupun penyedia daya swasta (IPP) yang ingin menyalurkan kelebihan daya ke sistem PLN.

” Insyallah, semua berjalan sesuai rencana. Komitmen kita terus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik,” ucapnya.

Dalam RDP tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Karimun Satria dan beberapa anggota DPRD Karimun antara lain Eri Januarddin, Efrizal, Wiyono, dan langsung dihadiri Manager PLN PLTD Rio dan Manager PLN PLTU Riki.

Sedangkan perwakilan dari Pemerintah Daerah Karimun, Kepala Bidang ESDM Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan ESDM Kabupaten Karimun Vandarones Purba, Kepala Dinas Perkim Zulfan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *