BeritaBerita UtamaBintanDaerahKepulauan RiauNasionalTanjungpinang

STIE Pembangunan Tanjungpinang Dorong Ecoprint Jadi Produk Unggulan Desa

8
×

STIE Pembangunan Tanjungpinang Dorong Ecoprint Jadi Produk Unggulan Desa

Sebarkan artikel ini

Selingsing.com, Bintan – STIE Pembangunan Tanjungpinang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Salah satu program yang kini memasuki tahun ketiga adalah pendampingan terhadap Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Al Fazza di Desa Sebong Pereh, Kabupaten Bintan.

Pada tahun ketiga pelaksanaan PKM ini, fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kapasitas produksi ecoprint hingga menghasilkan produk jadi yang siap dipasarkan, seperti pakaian dan tas. Untuk mendukung proses tersebut, tim PKM STIE Pembangunan Tanjungpinang memberikan bantuan berupa mesin jahit kepada kelompok binaan.

Ketua Tim PKM, H. Eko Murti Saputra, SH., MH., MM., mengatakan program yang telah berjalan selama tiga tahun tersebut merupakan bentuk pendampingan berkelanjutan agar masyarakat mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berdaya saing.

“Program ini merupakan pengabdian yang berkelanjutan. Memasuki tahun ketiga, kami berharap bantuan mesin jahit yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh ibu-ibu KUBE Al Fazza untuk berkolaborasi menghasilkan produk ecoprint yang berkualitas, memiliki nilai tambah, dan mampu bersaing di pasar. Harapan kami, produk-produk tersebut nantinya dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat,” ujar Eko.

Ia menjelaskan, produk ecoprint yang dikembangkan KUBE Al Fazza memiliki ciri khas tersendiri dengan mengangkat motif ondok-ondok atau kuda laut sebagai identitas Desa Sebong Pereh. Keunikan tersebut diharapkan menjadi daya tarik sekaligus memperkuat nilai jual produk kerajinan lokal.

Sementara itu, Ketua STIE Pembangunan Tanjungpinang, Dr. Ranti Utami, SE., M.Si., Ak., CA., menegaskan bahwa seluruh program Pengabdian kepada Masyarakat merupakan bagian dari komitmen kampus dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Seluruh kegiatan PKM ini merupakan persembahan STIE Pembangunan Tanjungpinang kepada masyarakat. Sebagai perguruan tinggi yang berada di Pulau Bintan, kami ingin hadir membantu pelaku UMKM agar memiliki daya saing, mampu berkembang secara mandiri, dan tetap bertahan di tengah tantangan ekonomi yang ada. Kami juga siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, maupun masyarakat melalui pendampingan, pengembangan ide, inovasi, hingga pembinaan usaha, khususnya untuk mendorong kemajuan UMKM berbasis kemaritiman di Provinsi Kepulauan Riau,” kata Ranti.

Melalui program pendampingan yang berkelanjutan ini, STIE Pembangunan Tanjungpinang berharap produk ecoprint khas Desa Sebong Pereh mampu menembus pasar yang lebih luas sekaligus menjadi salah satu produk unggulan daerah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

(Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *