Selingsing.com, Lingga – Ada sesuatu yang berbeda di lingkungan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Lingga. Di sela rutinitas pelayanan kepada masyarakat, puluhan pohon pepaya California kini tumbuh subur dan menggantungkan buah-buah besar di setiap batangnya.
Genap sekitar 130 hari sejak ditanam, sebanyak 60 pohon pepaya California yang dibudidayakan Disperindagkop UKM Lingga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hampir tak ada pohon yang tersisa tanpa buah.
Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Lingga, Febrizal Taufik, menyampaikan rasa syukurnya melihat perkembangan tanaman tersebut.
“Alhamdulillah, sebanyak 60 pohon berbuah semua. Pertumbuhannya juga sangat baik,” ujar Taufik, Jumat (11/9/2026).
Di balik buah-buah yang kini terlihat lebat, ada rutinitas sederhana yang terus dilakukan. Penyiraman dan pemupukan menjadi bagian dari perawatan yang dilakukan secara berkala untuk menjaga tanaman tetap tumbuh subur.
Menariknya, kegiatan tersebut tidak dilakukan dengan mengorbankan pelayanan kepada masyarakat. Perawatan justru memanfaatkan waktu-waktu luang, seperti sore menjelang pulang kantor maupun saat hari libur.
Bagi Taufik, apa yang dilakukan bukan sekadar menanam pepaya.
Lebih jauh, langkah tersebut menjadi upaya untuk menghidupkan lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan sekaligus menanamkan semangat ketahanan pangan di lingkungan pemerintahan.
“Tujuannya sederhana, memanfaatkan lahan tidur untuk ketahanan pangan dan juga memotivasi masyarakat kita,” katanya.
Kini, pemandangan puluhan pohon pepaya yang berbuah lebat menjadi gambaran bahwa ketahanan pangan tak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.
Kadang, ia tumbuh dari sebidang tanah yang sederhana, dari tangan-tangan yang mau merawat, dan dari kemauan untuk memanfaatkan setiap ruang yang tersedia.
130 hari telah berlalu. Dari 60 pohon, tumbuh 60 harapan. Dan dari buah-buah yang bergelantungan itu, Disperindagkop UKM Lingga ingin menunjukkan satu pesan sederhana: lahan yang dibiarkan tidur bisa diubah menjadi sumber kehidupan.
(Budi)





