BeritaBerita UtamaDaerahKepulauan RiauLinggaNasional

Pagoda Terbengkalai di Singkep Kembali Hidup, Tiga Cabor Bela Diri Jadikan Arena Latihan Porprov

7
×

Pagoda Terbengkalai di Singkep Kembali Hidup, Tiga Cabor Bela Diri Jadikan Arena Latihan Porprov

Sebarkan artikel ini

Selingsing.com, Lingga — Kawasan pagoda yang selama ini terlihat terbengkalai di Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, mulai kembali bergeliat. Bukan dengan pembangunan besar-besaran, melainkan melalui aktivitas olahraga yang digagas para pegiat bela diri di daerah tersebut.

Tiga cabang olahraga (cabor) bela diri, yakni Juijitsu, Savate, dan Forki, bergotong royong membersihkan kawasan pagoda untuk kemudian dimanfaatkan sebagai lokasi latihan para atlet.

Langkah tersebut menjadi upaya sederhana untuk mengubah kawasan yang sebelumnya minim aktivitas menjadi ruang yang lebih produktif, sekaligus memberikan pilihan kegiatan positif bagi masyarakat, khususnya kalangan remaja.

Ketua Juijitsu Lingga, Vatawari, mengatakan pemanfaatan kawasan pagoda sebagai tempat latihan merupakan inisiatif bersama para pengurus cabor. Mereka ingin kawasan tersebut kembali memiliki aktivitas dan tidak dibiarkan kosong.

Menurutnya, keberadaan tempat latihan di kawasan tersebut juga diharapkan dapat mencegah munculnya aktivitas negatif, terutama pada malam hari.

“Daripada tempat ini disalahgunakan oleh para remaja di jam malam, maka kita manfaatkan untuk kegiatan-kegiatan positif,” kata Vatawari, Sabtu (12/9/2026).

Vatawari menyebut pagoda tersebut sebelumnya merupakan salah satu ikon Kota Dabo Singkep. Karena itu, pemanfaatan kembali kawasan tersebut diharapkan bukan hanya memberikan ruang latihan bagi atlet, tetapi juga perlahan mengembalikan kehidupan di kawasan yang pernah ramai tersebut.

Terlebih, lokasi itu kini memiliki fungsi strategis bagi para atlet yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau yang akan digelar di Tanjungpinang pada November 2026.

Para atlet dari Juijitsu, Savate, dan Forki akan memanfaatkan kawasan tersebut sebagai salah satu lokasi latihan untuk menjaga intensitas dan kesiapan mereka menjelang kompetisi.

“Lokasi ini kita jadikan tempat latihan untuk persiapan Porprov Kepri nanti,” ujarnya.

Ingin Kawasan Kembali Bernyawa

Pembina Savate Lingga, dr. Bukit Tua Rayanto Gultom, mengatakan kawasan pagoda memang membutuhkan aktivitas yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan olahraga dapat menjadi salah satu cara untuk mengembalikan fungsi kawasan sekaligus menciptakan suasana yang lebih hidup.

“Harapan kita lokasi ini dapat bernyawa kembali dengan kita melaksanakan latihan di sini,” kata Bukit.

Ia menilai keberadaan para atlet yang rutin berlatih dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar. Kawasan yang sebelumnya sepi diharapkan kembali memiliki aktivitas dan menjadi ruang yang dapat dimanfaatkan secara bersama.

Dorong Semangat Atlet Lingga

Sementara itu, Ketua Forki Kabupaten Lingga, Febrizal Taupik, mengatakan pemanfaatan kawasan pagoda sebagai arena latihan merupakan bagian dari semangat bersama untuk menumbuhkembangkan olahraga bela diri di Kabupaten Lingga.

Menurutnya, tersedianya lokasi latihan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga konsistensi pembinaan atlet.

Ia berharap tempat tersebut tidak hanya menjadi lokasi latihan sementara menjelang Porprov, tetapi juga dapat memberikan energi baru bagi perkembangan olahraga bela diri di Kabupaten Lingga.

“Kita harapkan lokasi baru ini menjadikan semangat para atlet lebih semangat lagi dalam berlatih,” tuturnya.

Pemanfaatan kawasan pagoda oleh tiga cabor tersebut sekaligus menunjukkan bahwa ruang yang sebelumnya terkesan mati masih dapat dihidupkan melalui kegiatan masyarakat.

Kini, suara latihan dan aktivitas para atlet mulai menggantikan kesan sepi di kawasan tersebut. Dari tempat yang sebelumnya terbengkalai, pagoda itu perlahan diarahkan menjadi ruang pembinaan olahraga dan aktivitas positif bagi generasi muda Singkep.

(Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *